Manfaat dan Tantangan Organisasi

Surabaya, NU Online – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur mengadakan acara pelatihan bertajuk kepeloporan pemuda rawan sosial melalui pemantapan kader pemuda anti narkoba tahun 2017 di Best Hotel Surabaya. Selasa (02/04) malam.

Gelaran kegiatan ini dihadiri langsung Asisten Deputi Kepemimpinan dan Kepeloporan pemuda di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Abdul Rafur beserta jajarannya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigadir Jenderal Polisi Fathurrahman beserta jajarannya, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur Supratomo beserta jajarannya.

Dalam kesempatan pidato sambutannya, Supratomo atau akrab disapa Pratomo menjelaskan, arti dan manfaat organisasi. “Organisasi ialah kumpulan beberapa orang yang disana memiliki visi dan misi bersama,” tutur Pratomo.

Pasalnya ketika bergabung dalam organisasi, katanya, akan dilatih untuk membaca dan menyelesaikan masalah bersama-sama sejak muda.

“Pun didalam organisasi memiliki kelebihan untuk mengembangkan diri. Karena memang wadah organisasi ini adalah terobosan ampuh untuk mencetak pemuda yang berperan aktif sebagai agen perubahan. Selain pintar, mereka juga taktis dalam penyelesaian masalah. Kami sudah uji, sangat terlihat mana pemuda yang terlibat dalam organisasi mana tidak,” tegas kepala dinas asal Surabaya.

Lebih lanjut, Pratomo menambahkan, tahun 2045 nanti negara kita akan mengalami bonus demografi. Karena dipenuhi dengan generasi-generasi yang produktif.

“Sebagai persiapan akan hal diatas, saya tekankan kepada puluhan pemuda-pemudi yang hadir saat ini untuk menjauhi narkoba. Apa artinya mimpi bangsa, ketika pemuda sudah terjerat dengan kasus narkoba. Secara otomatis impian dan cita-cita bangsa melalui para pemuda hanyalah impian tanpa kenyataan,” jelas Pratomo.

Senada hal itu, Fathurraman memberikan motivasi untuk mengecamkan berakit-rakit dahulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.

“Tak ada kesuksesan yang digapai secara instan. Karena menggapai kesuksesan itu, tak semuda membalikkan telapak tangan. Butuh pengorbanan segalanya, baik waktu, tenaga, biaya, dan lain sebagainya,” kata Fathurraman.

Perwakilan pengurus Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Banyuwangi turut terlibat dalam acara pemantapan pemuda anti narkoba, yang dihadiri oleh 80 peserta. Tergabung dalam 13 kabupaten dari Provinsi Jawa Timur.

Tidak ketinggalan ditengah-tengah acara turut tersematkan Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama dalam pelaksanaan kegiatan antara Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur, yang disaksikan oleh seluruh peserta. (Sholeh)

Pernah dimuat NU Online Banyuwangi, Times Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s