MWC NU Kecamatan Blimbingsari, Latih Ratusan Warga Nahdliyin Metode Ruqyah

Banyuwangi, NUOB – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Blimbingsari mengadakan pelatihan ruqyah aswaja di MTs Sunan Ampel, Patoman, Kecamatan Blimbingsari. Ahad (30/04/2017) pagi.

Pelatihan ini dihadiri oleh ratusan warga nahdliyin yang tergabung di beberapa kabupaten diantaranya Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, dan Sidoarjo. Selain itu turut hadir Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Blimbingsari Taufik Isma’il beserta jajarannya, Kepala sekolah MTs Sunan Ampel Lutfi Hidayat beserta jajarannya, dan pembina jam’iyah ruqyah aswaja yang juga sebagai pemateri dalam pelatihan ini Ust ‘Allama A’laudin.

Lutfi menjelaskan, pelatihan ini digunakan sebagai wadah edukasi bagi masyarakat nahdliyin mengenai teknis sinergitas antara ruqyah, bekam, dan herbal (red. thibbun nabi).

“Karena hakikinya Allah SWT menjadikan Al-qur’an sebagai obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Selama pelatihan ini peserta diberikan panduan awal untuk menjadi praktisi ruqyah sekaligus juga bisa dijadikan bekal meruqyah orang lain, keluarga, sanak family atau masyarakat luas. Prediksi saya kenyataan. Antusias peserta dari beberapa kabupaten sangat luar biasa,” jelas Lutfi saat jumpa pers NU Online.

Lutfi menambahkan, langkah ini juga sebagai wujud dakwah kepada Allah SWT atas landasan Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja).

“Karena selama pelatihan ini seluruh peserta akan diajarkan metode tasykhis atau diagnosa kepada pasien, tehnik menetralisir rumah (tempat angker), tehnik membuat air ruqyah, detoksifikasi, dan tahsinat,” tutup Lutfi.

Senada dengan hal itu, Taufik Ismail menambahkan, selepas pelatihan akan dibentuk formatur kepengurusan Jamaah Ruqyah Aswaja (JRA) di tingkat kabupaten.

“Selepas ini, saya memiliki tekad untuk adakan pelatihan-pelatihan ruqyah aswaja secara massif bagi warga nahdliyin. Supaya seluruh warga nahdliyin tahu, bahwa NU memiliki pelatihan ruqyah tersendiri. Pasalnya sejauh ini, kalangan lain telah memakai dakwah tambahan dengan jalan ruqyah. Ruqyah berhasil, kemudian mempengaruhi ideologi-ideologi radikal dan terorisme. Saya tidak ingin hal itu kecolongan bahkan terjadi kembali,” jelas ketua Tanfidz yang pebisnis kepada NU Online.

Adanya komunikasi dan sekaligus kerja sama oleh pengurus Jamaah Ruqyah Aswaja dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi sangat dibutuhkan, imbuh Taufik.

“Metode ini sangat ampuh, karena pengurus cabang memiliki wewenang untuk menginstruksikan kepada seluruh kepengurusan dan anggota nahdliyin mulai tingkat kecamatan sampai ke tingkat desa. Karena saya mengaakui instruksi dari pengurus cabang merupakan trobosan langkah lebih kuat guna menggerakkan keterlibatan masyarakat untuk pelatihan ruqyah aswaja ini,” pungkas Taufik. (Sholeh)

pernah dimuat NU Online Banyuwangi dan times indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s